Language

search

Rabu, 16 Februari 2011

Humvee dari Perang Irak

Gambar
Jakarta - Demi menghormati jasa para tentara yang berjuang di medan perang, Jesse James yang memiliki rumah modif West Coast Choppers membangun sebuah mobil modifikasi yang didasarkan pada sebuah mobil Humvee yang dipakai pada Perang Irak.

Humvee Perang Irak ini didapatkan James ketika dirinya mengunjungi Batalyon Transportasi 181 Amerika yang bertugas di Irak di tahun 2006. Ketika itu dia berpikir bagaimana caranya untuk membantu kesejahteraan para prajurit dan modifikasi adalah jawaban yang dipilihnya.

Mobil perang ini kemudian diboyong James dan dibangun kembali bersama para prajurit. Pembangunan mobil ini direkam dan disiarkan di chanel khusus militer dalam sebuah video berjudul Iraq Confidential.

Hasil-hasil yang didapat dari mobil modifikasi ini kemudian disalurkan ke
lembaga non-profit, Soldiers' Angels yang membantu kehidupan para tentara.

"Saat West Coast Choppers menutup fasilitas California, James mengatakan ke temannya dan anggota Soldiers' Angels bagaimana caranya agar Iraq Confidential Humvee bisa membantu para tentara. Saat kami persentasi dilakukan dengan tujuan untuk memberi sumbangan ke Soldiers' Angels, dia langsung menyetujuinya," ungkap Soldiers’ Angels dalam sebuah pernyataan seperti detikOto kutip dari Autoevolution, Kamis (17/2/2011).

Selain memodifikasi mobil tentara untuk bahan publisitas, James juga memberikan stiker West Coast Choppers dan majalah Garage miliknya untuk setiap orang yang mau menyumbang US$ 10 untuk kehidupan yang lebih baik bagi para tentara.

"Pergi ke Irak untuk melakukan itu bersama pasukan, bisa berjabat tangan dengan mereka dan mengatakan 'terima kasih' adalah salah satu pengalaman yang paling berharga dan rendah hati dalam hidup saya," kata James.

"Dengan semua program yang berbeda mereka (Soldiers' Angels) memberikan dukungan kepada tentara, veteran dan keluarga mereka, menyumbangkan Humvee untuk Soldiers' Angels memungkinkan untuk terus menguntungkan orang-orang dan membiarkan mereka tahu betapa aku menghargai layanan mereka," ujar James.

sumber http://oto.detik.com/read/2011/02/17/142511/1572995/642/humvee-dari-perang-irak

trnyta plasik aja bisa jd minyak...

Mesin Hemat ala Jepang, Plastik Pun Menjadi Minyak Mentah
Mesin pengubah sampah plastik menjadi minyak mentah karya Akinori Ito
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON - Seeorang penemu Jepang telah menciptakan sebuah mesin yang cocok untuk penggunaan rumah tangga. Mesin tersebut dapat mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar, sebuah teknologi yang dapat membantu mengatasi tumpukan tas dan kantung plastik dari toko grosir di dalam gudang atau dapur.

Tas plastik, botol dan beberapa produk pengemas lain pada dasarnya terbuat dari minyak. Akinori Ito--nama sang penemu--dengan mesinnya mengubah produk tadi ke materi aslinya melalui proses negatif-karbon. Karbon memanaskan plastik, memerangkap uap dalam sebuah sistem pemipaan, lalu kamar-kamar air yang berfungsi mendinginkan uap, mengembunkan mereka kembali menjadi minyak mentah.

Proses itu dipaparkan dalam situs online Clean Technica. Minyak mentah tentu cocok untuk penggunaan generator dan beberapa tipe kompor. Ia juga dapat disuling lebih jauh menjadi bensin.

Mesin tersebut telah dijual oleh Blest Corporation milik Ito dan dipuji karena efisensinya. Piranti itu dapat mengubah satu kilogram sampah plastik menjadi satu liter minyak dengan energi sebesar satu kilowat per jamnya. Sistem tersebut dibanderol $10,000 (Rp100 juta). Namun Ito berharap harga akan turun ketika permintaan dan produksi meningkat.

Mesin karya Ito memang bukan yang pertama kali mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar. Namun mesin itu memperoleh penghargaan karena ukurannya yakni didesain untuk penggunaan rumah tangga.

Selama ini mesin yang beredar jauh lebih besar, seperti Envion Oil Generator, yang mampu memproses 10 ribu ton plastik setiap tahunnya. Setiap sampah plastik diubah menjadi tiga hingga lima barel minyak mentah yang dapat disuling lebih jauh menjadi bahan bakar komersial seperti bensin bahkan avtur. Sebuah demonstrasi pengoperasian Envion sempat digelar di Washington dua tahun lalu.

Ketika membakar untuk memproduksi minyak, mesin-mesin tersebut melepaskan karbon dioksida ke atmosfer lalu berkontribusi terhadap perubahan iklim, namun mereka juga menjadi solusi dari tumpukan sampah plastik. Menurut Envion, sekitar 50 juta ton sampah plastik dihasilkan tiap tahun. Bila semua bisa diubah menjadi minyak, proses itu akan membantu mengurangi ketergantungan minyak dari negara asing.



sumber  http://www.republika.co.id/berita/trendtek/sains/11/02/16/164271-mesin-hemat-ala-jepang-plastik-pun-menjadi-minyak-mentah

prah gan majid di tutup trus pemudanya g bleh ngaji..

Astaghfirullah, Tajikistan Tutup Masjid & Larang Pemuda Ngaji
Muslim di Tajikistan
REPUBLIKA.CO.ID, DUSHANBE--Aksi anti-Islam tengah berlangsung di Tajikistan. Selama seminggu terakhir ini, Pemerintah Tajikistan menutup puluhan masjid di ibukota Dushanbe, yang hampir dari bangunan tersebut pada pertengahan abad lalu, seperti juga dilarang dalam pelajaran agama.

The Sunni News melaporkan bahwa dalam beberapa hari terakhir ini telah terjadi penutupan beberapa masjid di berbagai daerah di ibukota Tajik, termasuk masjid komplek 'Hayat Nu' dan 'Klinen' dan 'Akzal' dan 'Asbejk' dan 'Uhl'. Sementara bagi para imam masjid dan khatib yang tidak mematuhi seruan tersebut akan diancam dengan hukum berat dan akan dituntut ke pengadilan pemerintah.

Pejabat pemerintah Tajik mengklaim bahwa alasan penutupan masjid-masjid tersebut karena tidak terdaftar di lembaga pemerintah yang berwenang. Sementara para jama'ah berpendapat lain. Mereka mengaku telah melakukan berbagai upaya besar untuk mendaftarkan masjid di pemerintah. Namun kantor-kantor pemerintah tidak peduli dengan upaya mereka, bakan mereka selalu membuat-buat alasan yang tujuannya untuk menutup masjid.

Mullah Daulat Marzaiov, imam dan khatib masjid di Asbejk mengatakan, "Sejak empat puluh tahun yang lalu saya mengimami di masjid ini dan setiap harinya dihadiri sekitar 200 jamaah untuk melakukan salat berjamaah dan masjid ini dibangun melalui sumbangan masyarakat dan Kami telah melakukan upaya besar untuk mendaftarkan masjid di lembaga pemerintah beberapa kali, namun kami tidak berhasil," ungkapnya.

Warga lain juga mengungkapkan hal yang sama. "Pihak berwenang sengaja tidak bersedia mendaftarkan masjid tanpa alasan apapun! Dan tidak pernah masjid ini satu haripun menjadi pusat kegiatan politik sebagimana masjid tidak pernah digunakan kecuali hanya untuk sholat maupun sholat jenazah," tuturnya.

ternyata tidak hanya penutupan masjid-masjid, pemerintah setempat juga melarang para pemuda setempat mengaji. Hal itu terlihat dari pasukan keamanan di beberapa daerah yang melarang hal-hal pendidikan agama bagi kaum muda, dan tidak mengizinkan mereka untuk mendatangi para ulama dan syeikh untuk menimba ilmu syar'i.

Mereka juga memerintahkan para ulama, termasuk 'Eshaan Khalil' dan 'Mullah Mohammadi' termasuk ulama yang terkemuka di daerah Hishar di wilayah Khatlan untuk menghentikan pengajaran ilmu syar'i dan mereka tidak diizinkan kecuali setelah mendapat persetujuan resmi dari pemerintah.


sumber http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/11/01/14/158583-astaghfirullahtajikistantutupmasjidlarangpemudangaji

Ilmuwan Temukan Jenis Nyamuk Baru



Dari penelitian, nyamuk tersebut sangat rentan terhadap parasit penyebab Malaria.



Dari penelitian, diketahui bahwa nyamuk tersebut sangat rentan terhadap parasit yang menyebabkan penyakit Malaria. (doc Corbis)

VIVAnews - Satu jenis nyamuk baru telah berhasil diidentifikasi. Nyamuk itu berasal dari sub group Anopheles gambiae, spesies yang bertanggung jawab atas sebagian besar penyebaran malaria di seluruh Afrika.

Seperti dikutip dari Science, para ilmuwan yang menemukan spesies nyamuk baru itu khawatir karena nyamuk tersebut sangat mudah terkena parasit yang menyebabkan penyakit tersebut.

“Sampai saat ini, nyamuk jenis baru itu belum diklasifikasikan karena ia tinggal di kawasan yang jauh dari daerah di mana kami melakukan penelitian dan mengambil sampel,” kata Michelle Riehle, peneliti dari Pasteur Institute, Perancis.

Bersama rekan-rekannya yang melakukan penelitian di Burkina Faso, Riehle mengumpulkan nyamuk dari genangan serta kolam yang ada di sekitar perkampungan penduduk selama empat tahun.

Setelah diteliti, mereka menemukan bahwa nyamuk ini secara genetik berbeda dengan Anopheles gambiae yang sudah pernah tercatat sebelumnya.

Untuk itu, peneliti kemudian mengembangbiakkan nyamuk tersebut di laboratorium agar mendapatkan keturunan serta mengujicoba tingkat kerentanan mereka terhadap parasit yang  bertanggung jawab terhadap penyakit malaria.

“Hasilnya, ternyata nyamuk ini sangat ringkih,” kata Riehle. “Bahkan lebih ringkih dibanding beberapa nyamuk biasa yang kita temukan di rumah,” ucapnya.

Meski demikian, Ken Vernick, salah satu peneliti lain dari Pasteur Institute menyebutkan bahwa mereka belum dapat mengetahui secara persis dampak tipe nyamuk yang baru ditemukan ini terhadap penyebaran malaria di kawasan tersebut. (umi)


sumberhttp://teknologi.vivanews.com/news/read/204750-ilmuwan-temukan-jenis-nyamuk-baru
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

menyur