Language

search

Kamis, 24 Februari 2011

2050, Terumbu Karang Dunia Diprediksi Punah


2050, Terumbu Karang Dunia Diprediksi Punah
Terumbu Karang (Ilustrasi)

Eksploitasi berlebihan tanpa diikuti dengan pelestarian jangka panjang pada terumbu karang meningkatkan resiko kepunahan terumbu karang. Laporan Lembaga Sumber Daya Dunia (WRI) di Washington berikut 25 organisasi lainnya meramalkan bila kondisi itu tidak mengalami perubahan maka di tahun 2050 mendatang, terumbu karang dunia akan punah.

Selasa, 22 Februari 2011

nilah Tas Tangan Termahal di Dunia

Dibutuhkan sepuluh pengrajin tas dan memakan waktu 8.800 jam untuk membuatnya.

Tas termahal di dunia 'The Mouawad 1001 Nights Diamond' (daily mail)

House of Mouawad membuat tas tangan termahal di dunia. Diberi nama Mouawad 1001 Nights Diamond Purse,  tas berbentuk hati ini harganya mencapai £2,35 juta atau Rp33,6 miliar dan sengaja dibuat untuk memecahkan Guinness World Records.

Tips Jitu Biar Kentut Gak Bau!




Buang angin merupakan aktivitas sangat umum, dan menyehatkan. Walau begitu, Anda bisa merasa malu bila sampai kepergok buang angin di tengah banyak orang, apalagi mengeluarkan suara dan bau tak sedap. Buang angin merupakan kegiatan yang wajar terjadi karena konsumsi makanan yang menimbulkan pembentukan gas berlebihan di dalam tubuh.



Sedangkan aroma tak sedap yang keluar saat seseorang buang angin, bisa disebabkan sejumlah faktor. Salah satunya karena sisa makanan terlalu lama tersimpan di usus besar, yang pada gilirannya menghasilkan gas berbau busuk.

Senin, 21 Februari 2011

Tengkorak Manusia Purba Ditemukan di Dasar Danau


Gambar: ilustrasi
MEXICO CITY - Ilmuwan menemukan tengkorak manusia purba di dasar danau wilayah Meksiko. Penemuan tersebut mungkin bakal mendukung teori hipotesis Solutrean.

Hipotesis Solutrean yang menyatakan kalau manusia pertama yang hidup di benua Amerika Utara bermigrasi dari Eropa dan bukan berasal dari Terusan Bering. Demikian seperti yang dikutip dari The Right Perspective, Senin (21/2/2011).

National Geographics melaporkan kalau penemuan tersebut bertempat di situs dengan kedalaman 610 meter di bawah permukaan laut, bernama Hoyo Negro (bahasa Spanyol yang berarti 'Lubang Hitam'), berlokasi di dalam sistem gua Aktun-Hu, pantai Yucatan Peninsula, di negara bagian Meksiko, Quintana Roo.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

menyur